Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan proses divestasi 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) selesai pada tahun 2025. Dengan penyelesaian ini, pemerintah Indonesia akan menguasai 61 persen saham perusahaan tambang yang merupakan anak usaha Freeport-McMoRan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa peningkatan porsi saham pemerintah di PTFI akan dilakukan melalui PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), yang merupakan holding BUMN pertambangan. "Insyaallah tahun depan, paling lambat awal tahun depan bisa selesai, tergantung dari komunikasi Freeport dengan kita," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Bahlil menambahkan bahwa komunikasi antara pemerintah dan Freeport McMoRan mengenai divestasi saham PTFI masih berlangsung. Saat ini, Freeport tengah fokus menangani insiden kebakaran yang terjadi di pabrik pengolahan mineral (smelter) PTFI yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. "Jadi nanti mungkin begitu timnya sudah selesai, kita baru mulai bicara lagi. Tapi saya yakinkan bahwa perpanjangan kontrak ini akan bagus, baik untuk Indonesia," tambah Bahlil.
Saat ini, pemerintah Indonesia melalui MIND ID telah memiliki 51,23 persen saham PTFI, sementara sisanya, yaitu 48,76 persen, dikuasai oleh Freeport McMoRan. Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini diwajibkan untuk melakukan divestasi saham tambahan sebesar 10 persen sebagai syarat untuk perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk tambang tembaga dan emas tersebut.
Mengenai harga akuisisi saham, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin membeli saham tersebut dengan harga yang tinggi. "Saya kan pernah ngomong, harganya sekecil-kecil mungkin, bahkan berpotensi untuk gratis," ungkapnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendapatkan saham dengan harga yang terjangkau.
Ketika ditanya mengenai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat, Bahlil mengaku belum mengetahui apakah akan ada pertemuan dengan pimpinan Freeport McMoRan. Namun, sebagai menteri teknis, ia telah menyiapkan materi terkait PTFI.
Dengan langkah ini, diharapkan pemerintah Indonesia dapat lebih mengontrol sumber daya alam yang ada di dalam negeri serta memberikan manfaat lebih bagi masyarakat.
Pemerintah Freeport divestasi saham ESDM