Cuaca buruk di Spanyol telah menyebabkan bencana besar, dengan lebih dari 150 orang dilaporkan tewas akibat hujan deras dan banjir. Menurut informasi terbaru dari pihak berwenang, jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena banyak orang masih dinyatakan hilang.
Badan meteorologi nasional Spanyol telah mengeluarkan peringatan merah, yang merupakan tingkat peringatan tertinggi, untuk beberapa daerah di provinsi Castellón. Selain itu, pemerintah Balearic juga meminta warga di pulau-pulau wisata populer seperti Mallorca dan Menorca untuk tetap waspada dalam beberapa hari ke depan. Di sana, peringatan yang dikeluarkan adalah tingkat oranye, yang merupakan peringatan kedua tertinggi.
Sementara itu, pemerintah daerah Valencia sedang menghadapi kritik karena dianggap terlambat memberikan peringatan kepada masyarakat mengenai kemungkinan dampak dari hujan deras yang terjadi pada hari Selasa. Menurut laporan dari badan meteorologi, lebih dari 300 liter hujan per meter persegi turun dalam waktu singkat di beberapa bagian wilayah Valencia pada malam sebelum Rabu. Salah satu desa kecil bernama Chiva mengalami curah hujan tertinggi, dengan 491 liter per meter persegi, yang setara dengan jumlah hujan yang biasanya turun dalam satu tahun.
Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang ekstrem ini telah mengakibatkan kerusakan parah di berbagai lokasi, dan upaya penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan mereka yang masih hilang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk menjaga keselamatan diri.
Spanyol cuaca buruk kematian hujan peringatan