Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah melaksanakan program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam dunia pertanian. Program yang diberi nama Siswa Belajar Bertani (SIBERTANI) ini mencakup kegiatan panen perdana cabai yang berlangsung pada hari Selasa, 29 Oktober 2024, di SD No 4 Benoa, yang terletak di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, menjelaskan bahwa saat ini rata-rata usia petani di daerah tersebut telah mencapai di atas 56 tahun. Hal ini menyebabkan produktivitas dan kreativitas dalam pertanian semakin menurun. Selain itu, minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian juga sangat rendah. Oleh karena itu, program SIBERTANI diharapkan dapat menjadi solusi untuk menarik perhatian siswa terhadap sektor pertanian.
Kegiatan panen cabai ini tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan hasil pertanian, tetapi juga untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana proses bertani yang sesungguhnya. Siswa diajarkan untuk merawat tanaman, memahami siklus pertumbuhan, serta pentingnya pertanian dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal pertanian sebagai sebuah pekerjaan, tetapi juga menghargai pentingnya pertanian bagi keberlanjutan pangan dan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan langkah awal bagi anak-anak untuk belajar tentang ketahanan pangan, yang merupakan isu penting di masa depan.
Program SIBERTANI diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak sekolah dan daerah lainnya untuk melaksanakan program serupa, sehingga dapat menciptakan minat baru di kalangan anak-anak untuk bercocok tanam dan memahami peran penting pertanian.
Dengan demikian, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Badung dapat terus berkembang dan mendapatkan generasi penerus yang siap untuk melanjutkan perjuangan para petani.
Badung pertanian cabai SIBERTANI siswa