Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Luar Negeri Inggris Bela Ekspor Komponen Pesawat F-35

LONDON – Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, memberikan pembelaan terhadap ekspor komponen pesawat tempur F-35 yang dibuat di Inggris, yang berpotensi digunakan oleh Israel. Dalam pernyataannya, Lammy menekankan bahwa membatasi program ini dapat mengakibatkan pesawat yang "menyelamatkan nyawa di tempat lain" tidak dapat terbang.

Pada hari Senin di Parlemen, anggota dewan independen, Zarah Sultana, mengajukan pertanyaan kepada Lammy mengenai posisi pemerintah yang ia anggap mendukung "serangan genosida" Israel di Gaza dan Lebanon. Ia juga mempertanyakan konsistensi sikap tersebut dengan kewajiban internasional Inggris, termasuk Perjanjian Perdagangan Senjata.

Sultana, yang merupakan anggota dewan untuk Coventry South, menanyakan apakah pemerintah Inggris telah berdiskusi dengan pemerintah AS, Lockheed Martin, atau negara-negara mitra F-35 lainnya mengenai penerapan sistem pelacakan untuk komponen yang dibuat di Inggris.

Pada bulan September, pemerintah Partai Buruh Inggris telah menghentikan ekspor komponen F-35 langsung ke Israel, bersama dengan 29 item lain yang dianggap berisiko digunakan oleh Israel dalam pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di Gaza. Namun, pemerintah menyatakan bahwa mereka tidak dapat menghentikan komponen yang dibuat di Inggris dan dikirim ke Israel melalui negara ketiga tanpa merusak program global F-35. Hal ini disebabkan kesulitan dalam melacak komponen di seluruh rantai pasokan yang rumit.

Juru bicara dari Kantor Program Gabungan F-35 menyatakan kepada Middle East Eye bahwa rantai pasokan F-35 mampu "mengontrol pergerakan material berdasarkan konfigurasi nomor bagian", tetapi tidak ada sistem yang diterapkan saat ini untuk melakukannya.

Lammy menjelaskan, "Saya tetap pada keputusan kami untuk F-35, karena ada konflik penting lainnya di seluruh dunia yang telah dan akan terus kita diskusikan secara mendalam."

Pernyataan Lammy menunjukkan bahwa pemerintah Inggris menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kepentingan pertahanan dengan tanggung jawab internasionalnya di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

library_books Middleeasteye