Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pernyataan Kontroversial Menlu Inggris soal Genosida

Menlu Inggris, David Lammy, menghadapi kritik setelah pernyataannya di parlemen yang menyiratkan bahwa genosida hanya terjadi jika jutaan orang terbunuh. Hal ini terjadi setelah ia ditanya oleh anggota parlemen dari partai oposisi, Nick Timothy, mengenai situasi di Timur Tengah dan istilah "genosida" yang digunakan untuk menggambarkan kekerasan di Gaza.

Dalam sesi parlemen pada hari Senin, Timothy meminta Lammy untuk menjelaskan bahwa "tidak ada genosida yang terjadi di Timur Tengah". Ia juga menambahkan bahwa penggunaan istilah seperti "genosida" dalam konteks Gaza adalah "tidak tepat" dan sering diulang oleh para pengunjuk rasa serta pelanggar hukum.

Lammy menjawab: "Istilah ini adalah istilah hukum yang harus ditentukan oleh pengadilan internasional." Namun, ia kemudian menambahkan pandangannya sendiri, dengan mengatakan, "Saya setuju dengan yang terhormat [Timothy]. Istilah tersebut banyak digunakan ketika jutaan orang kehilangan nyawa dalam krisis seperti di Rwanda, Perang Dunia Kedua, dan Holocaust. Penggunaan istilah ini saat ini meremehkan keseriusan dari istilah tersebut."

Pada tahun 1994, sekitar 800.000 orang dibunuh dalam genosida di Rwanda, dan pemerintah Inggris mengakui kekejaman tersebut sebagai genosida. Namun, pernyataan Lammy tampaknya menyiratkan bahwa pengakuan genosida hanya berlaku ketika jutaan orang terbunuh. Hal ini bertentangan dengan kebijakan resmi Inggris yang mengakui bahwa genosida telah terjadi di Srebrenica dan terhadap masyarakat Yazidi di Irak.

Refik Hodzic, seorang ahli keadilan transisi dari Bosnia yang pernah menjadi juru bicara Pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa pernyataan Menlu Inggris "secara langsung menegasikan genosida Srebrenica terhadap orang Bosniak, yang telah diputuskan oleh banyak pengadilan internasional dan nasional, termasuk Mahkamah Internasional."

Hodzic menambahkan, "Secara absurd, komentarnya juga menegasikan keputusan yang diambil oleh pemerintah Inggris sendiri." Pernyataan ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai sikap pemerintah Inggris terhadap isu-isu genosida di berbagai belahan dunia.

library_books Middleeasteye