Arab Saudi akan menjadi tuan rumah bagi sejumlah nama besar di bidang keuangan dan teknologi pada Forum Investasi Masa Depan atau Future Investment Initiative. Acara tahunan ini akan berlangsung di Riyadh pekan depan.
Menurut laporan dari Bloomberg, forum ini dijuluki sebagai Davos di Padang Pasir. Di antara para pembicara yang akan hadir tahun ini adalah David Solomon dari Goldman Sachs Group Inc, Jane Fraser dari Citigroup Inc, dan Larry Fink dari BlackRock Inc. Selain itu, Ruth Porat, Presiden Alphabet Inc, dan Shou Chew, Kepala Eksekutif TikTok Inc, akan berpartisipasi untuk pertama kalinya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Wall Street dan Silicon Valley semakin tertarik untuk berinvestasi di Timur Tengah yang kaya minyak. Hal ini terjadi karena likuiditas, atau ketersediaan uang, semakin ketat di belahan dunia lain, terutama di China. Arab Saudi sendiri berambisi untuk mendiversifikasi ekonominya, agar tidak terlalu bergantung pada sektor energi.
Namun, di tengah upaya tersebut, Timur Tengah juga menghadapi gejolak geopolitik. Konflik antara Israel dan Iran serta sekutunya semakin meningkat. Menurut Gregory Gause, Profesor Hubungan Internasional di Universitas Texas A&M, dampak dari ketidakstabilan regional ini terhadap prospek investasi asing adalah negatif. Dia menjelaskan bahwa "Arus modal biasanya menjauhi wilayah konflik, meskipun negara yang dimaksud bukan peserta langsung dalam konflik tersebut."
Meskipun tantangan ini ada, Arab Saudi tetap melanjutkan rencana pembangunan besar mereka. Para eksekutif dari seluruh dunia diperkirakan akan mengumumkan kesepakatan senilai lebih dari 28 miliar USD pada minggu depan.
Dengan semua perhatian yang tertuju pada forum ini, banyak yang berharap bahwa pertemuan ini akan membuka peluang baru dalam dunia investasi dan teknologi.
Arab Saudi Future Investment Initiative teknologi keuangan investasi