Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Afrika Selatan Ajukan Bukti Pelanggaran Konvensi Genosida oleh Israel

Afrika Selatan Ajukan Bukti Pelanggaran Konvensi Genosida oleh Israel

Pada hari Senin, Afrika Selatan mengajukan dokumen yang sangat mendetail kepada Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Israel terhadap Konvensi Genosida 1948 dalam perang yang sedang berlangsung di Gaza.

Menurut pernyataan dari kepresidenan Afrika Selatan, dokumen yang disebut "memorial" ini terdiri dari 750 halaman yang berisi bukti-bukti tindakan genosida dan niat genosida yang diduga dilakukan oleh Israel.

"Bukti ini akan menunjukkan bahwa di balik tindakan genosida Israel terdapat niat khusus untuk melakukan genosida. Israel juga gagal untuk mencegah hasutan terhadap genosida, mencegah terjadinya genosida itu sendiri, serta menghukum mereka yang menghasut dan melakukan tindakan genosida," ujar pernyataan tersebut.

Dokumen ini tidak hanya berisi teks sepanjang lebih dari 750 halaman, tetapi juga dilengkapi dengan lebih dari 4.000 halaman lampiran yang mendukung bukti yang diajukan.

Kepresidenan Afrika Selatan menegaskan bahwa pengajuan ini adalah pengingat bagi komunitas global untuk tidak melupakan rakyat Palestina dan untuk bersolidaritas dengan mereka serta mengakhiri bencana yang sedang terjadi. "Kehancuran dan penderitaan ini hanya mungkin terjadi karena meskipun ada tindakan dan intervensi dari ICJ dan berbagai badan PBB, Israel telah gagal untuk memenuhi kewajiban internasionalnya," tambahnya.

Namun, dokumen pengajuan ini mungkin tidak akan dipublikasikan, sesuai dengan aturan yang berlaku di pengadilan.

Israel akan memiliki tenggat waktu sampai 28 Juli 2025 untuk mengajukan tanggapan yang dikenal sebagai counter-memorial, yang akan menjawab bukti yang diajukan oleh Afrika Selatan.

Perkembangan ini menunjukkan betapa pentingnya isu pelanggaran hak asasi manusia dalam konflik yang berkepanjangan di Gaza. Masyarakat internasional terus memperhatikan situasi ini, berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan penderitaan rakyat Palestina dapat berakhir.

library_books Middleeasteye