Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Tantangan Perempuan di Posisi CEO Perusahaan

Perempuan telah lama menghadapi berbagai tantangan yang lebih besar dibandingkan laki-laki saat berusaha mencapai posisi tertinggi di perusahaan-perusahaan besar. Tidak hanya sulit untuk mencapainya, tetapi mempertahankan posisi tersebut juga menjadi lebih sulit bagi mereka.

Contohnya, perusahaan kesehatan CVS baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan mengganti CEO Karen Lynch, yang menjabat hanya selama tiga tahun, dengan seorang laki-laki, David Joyner. Keputusan ini menambah daftar pemecatan eksekutif perempuan di berbagai perusahaan lainnya dalam setahun terakhir.

Pada bulan Februari, American Electric Power memecat CEO Julie Sloat setelah dia menjabat selama sedikit lebih dari satu tahun. Kemudian, pada bulan Maret, Under Armour juga mengeluarkan CEO Stephanie Linnartz setelah masa jabatannya yang tidak jauh berbeda.

Sementara perubahan manajemen ini bisa dianggap sebagai kebetulan, banyak pemimpin bisnis perempuan dan para ahli yang memantau dunia bisnis meragukannya. Mereka berpendapat bahwa memang lebih sulit bagi perempuan untuk berada di puncak tangga korporasi. Mereka mendukung argumen ini dengan statistik.

Salah satu data yang mencolok adalah, rata-rata masa jabatan CEO perempuan adalah lima tahun, sementara untuk laki-laki adalah delapan tahun, menurut Global CEO Turnover Index dari Russell Reynolds, sebuah perusahaan pencarian eksekutif. Selain itu, berdasarkan studi akademis yang dilakukan pada tahun 2018, CEO perempuan memiliki kemungkinan 45% lebih besar untuk dipecat dibandingkan rekan laki-laki mereka.

Statistik ini menunjukkan bahwa meskipun perempuan telah mencapai posisi tinggi di perusahaan, mereka tetap menghadapi tantangan yang signifikan dalam mempertahankan posisi tersebut. Diskusi tentang kesetaraan gender di tempat kerja menjadi semakin penting untuk memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.

library_books Marketwatch