Dalam debat kedua Pilkada Jakarta, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, yang dikenal dengan singkatan RIDO, memaparkan berbagai visi dan misi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta. Salah satu janji utama mereka adalah menyediakan pendidikan gratis untuk semua jenjang.
Ridwan Kamil, yang merupakan calon gubernur, menyatakan, "Pendidikan tahun depan gratis di negeri dan swasta dari SD sampai SLTA. Kami ingin guru-guru kita dapat lebih fokus mengurus siswa daripada mengurusi hal-hal teknis lainnya." Pernyataan ini menunjukkan komitmen RIDO untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.
Selain itu, Ridwan Kamil juga menambahkan bahwa mereka akan menghadirkan program "digital academy" secara gratis untuk 100 ribu generasi Z. Program ini bertujuan untuk membantu pemuda Jakarta mengembangkan keterampilan di era digital. Selain itu, mereka juga akan menyediakan fasilitas "coworking" gratis untuk mendukung para pelaku usaha muda.
Janji RIDO tidak hanya berhenti di pendidikan. Mereka juga berkomitmen untuk menciptakan 1 juta lapangan pekerjaan baru. Rincian lapangan pekerjaan tersebut terdiri dari 600 ribu pekerjaan di sektor formal, 300 ribu di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta 100 ribu di sektor padat karya. Ini adalah langkah yang ambisius untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta.
Namun, masyarakat masih bertanya-tanya mengenai bagaimana rencana untuk membuat sekolah swasta juga gratis. Hal ini menjadi salah satu topik hangat yang dibahas dalam debat.
Dengan visi dan misi yang mereka tawarkan, pasangan RIDO berusaha menarik perhatian pemilih untuk mendukung mereka dalam Pilkada Jakarta 2024. Banyak masyarakat berharap bahwa janji-janji ini dapat terwujud dan memberikan dampak positif bagi pendidikan dan lapangan pekerjaan di Jakarta.
Pilkada Jakarta Ridwan Kamil Suswono pendidikan gratis lapangan pekerjaan