Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Eric Trump Bicara Masa Depan Bisnis Keluarga saat Banjir Kesempatan

Di atas Fifth Avenue, tepatnya di kantor sudut New York City yang dikelilingi sinar matahari, Eric Trump, putra kedua Donald Trump, sedang berbicara tentang rencana ambisiusnya untuk bisnis keluarga. Dia menjelaskan tentang hotel dan resor golf yang mengkilap di Oman dan Indonesia, serta kesepakatan pengembangan baru yang baru saja ditandatangani di Vietnam.

Rencana untuk Israel saat ini ditunda karena konflik yang terjadi di Gaza, tetapi Eric menyatakan, "Kami akan memasuki Israel dengan cara yang besar di masa depan." Ini menunjukkan keyakinannya bahwa meskipun ada tantangan, peluang bisnis tetap ada.

Jika kakak laki-lakinya, Donald Trump Jr., telah menjadi sosok terkemuka di dunia MAGA, Eric Trump, yang berusia 40 tahun, kini menjadi penjaga kekaisaran bisnis keluarga. Meskipun tidak seagresif kakaknya dan kurang dikenal dibandingkan saudara perempuannya, Ivanka, Eric berpotensi memainkan peran utama dalam membawa bisnis keluarga menuju era baru.

Donald Trump, yang kini berusia 78 tahun, masih memiliki sebagian besar aset Trump Organization dan terlibat dalam keputusan besar. Namun, sejak pemilihan 2016, Eric telah memimpin perusahaan tersebut. Ketika ditanya mengenai kemungkinan ayahnya kembali ke Gedung Putih, Eric mengatakan, "Terlalu dini untuk mengatakan."

Eric sedang mengarahkan keluarga untuk memasuki dunia cryptocurrency dan membangun hubungan dengan LIV Golf yang didukung oleh Saudi. Langkah-langkah ini bisa meneguhkan posisinya dalam dunia bisnis sambil juga menghidupkan kembali kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan jika Trump terpilih kembali.

Eric menegaskan bahwa jika ayahnya mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris, Donald Trump akan terpisah dari perusahaan. Namun, pemeriksaan terhadap bisnis mereka mungkin akan meningkat. Richard Painter, mantan pengacara etika utama Gedung Putih di era George W. Bush, menyatakan, "Ini adalah kotak Pandora sebelumnya, tetapi sekarang jauh lebih besar. Saya pikir kita memiliki risiko besar terhadap korupsi."

library_books Wsj