Lebih dari seminggu setelah serangan teror yang diduga dilakukan oleh kelompok Islam ekstremis di Solingen, yang mengakibatkan tiga orang tewas, pemimpin Jerman memberikan penghormatan kepada para korban. Dalam pernyataannya, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut.
Steinmeier menegaskan bahwa negara tidak sepenuhnya dapat memenuhi janjinya untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada warganya. "Kita harus menjelaskan setiap kemungkinan kelalaian yang telah terjadi," ujarnya. Ia juga mengungkapkan,"Kami berdiri dalam berkabung bersama dengan orang-orang yang telah mengalami hal yang sangat mengerikan; rasa sakit mereka adalah rasa sakit kita." Pernyataan ini mencerminkan solidaritas pemerintah dengan masyarakat yang terdampak.
Menurut Steinmeier, prioritas utama saat ini adalah memastikan bahwa hukum yang ada dan aturan baru yang sedang dibuat dapat diterapkan dengan efektif. Ini termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan masyarakat dan mencegah terjadinya serangan serupa di masa depan.
Serangan di Solingen ini telah mengundang perhatian yang besar di Jerman dan menunjukkan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Kementerian Dalam Negeri negara bagian Nordrhein-Westfalen, yang dipimpin oleh Menteri Presiden Hendrik Wüst, juga terlibat dalam evaluasi situasi ini dan mendukung semua upaya untuk menanggulangi terorisme.
serangan teror Solingen penghormatan korban