Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Patung Emoji Kotoran Raksasa Muncul di Washington D.C.

Washington D.C. - Sebuah patung besar yang menyerupai emoji kotoran berwarna perunggu muncul di National Mall, tidak jauh dari gedung Capitol. Patung ini ditempatkan di atas sebuah meja yang menyerupai meja kerja mantan Ketua DPR Nancy Pelosi.

Patung ini dilengkapi dengan plakat yang bertuliskan: "Memorial ini menghormati pria dan wanita berani yang menerobos masuk ke Gedung Capitol Amerika Serikat pada 6 Januari 2021 untuk merampok, berkemih, dan buang air besar di dalam gedung yang dihormati ini demi membatalkan hasil pemilihan." Pernyataan ini jelas menunjukkan bahwa patung ini dibuat sebagai bentuk kritik terhadap peristiwa yang terjadi pada hari itu.

Karya seni ini diberi nama "The Resolute Desk" sesuai dengan izin yang diajukan, namun hingga saat ini belum ada keterangan mengenai siapa yang membuatnya. Patung emoji kotoran ini dapat dilihat oleh publik hingga tanggal 30 Oktober mendatang.

Peristiwa pada 6 Januari 2021 menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah politik Amerika, ketika sekelompok orang melakukan kerusuhan di Gedung Capitol untuk menantang hasil pemilihan presiden. Patung ini menjadi simbol dari peristiwa tersebut, serta mengingatkan kita akan pentingnya menghormati proses demokrasi.

Dengan adanya instalasi ini, banyak orang yang datang untuk melihat dan berfoto dengan patung unik ini. Sejumlah pengunjung mengungkapkan pendapat mereka tentang karya seni tersebut, dengan beberapa menganggapnya sebagai sindiran yang tajam terhadap situasi politik saat ini.

Patung ini juga menimbulkan berbagai reaksi di media sosial, di mana banyak netizen memberikan komentar beragam tentang makna dan tujuan dari patung tersebut. Beberapa orang menilai bahwa seni bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan yang kuat, terutama dalam konteks politik.

Bagi yang ingin melihat patung ini, disarankan untuk datang sebelum tanggal 30 Oktober, sebelum patung ini menghilang dari National Mall dan berlanjut ke cerita selanjutnya dalam sejarah seni publik di Amerika.

library_books Dwnews