Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Edward Bernays: Bapak Public Relations yang Mengubah Pemasaran Modern

Pada awal abad ke-20, pemasaran belum dilakukan dengan cara yang strategis seperti sekarang ini. Hingga tahun 1920-an, pendekatan untuk menarik konsumen belum ada. Namun, semua itu berubah berkat seorang pria bernama Edward Bernays, yang dikenal sebagai 'Bapak Public Relations'.

Edward Bernays adalah seorang pel先ang dari Austria-Amerika. Ia merupakan keponakan dari Sigmund Freud, seorang tokoh terkenal dalam psikologi. Bernays menggunakan pendekatan psikologis yang dikenal sebagai propaganda untuk mempengaruhi masyarakat. Pada tahun 2002, BBC merilis sebuah dokumenter berjudul 'The Century Of The Self' yang mengisahkan perjalanan karir Bernays dan pengaruhnya dalam pemasaran.

Setelah menyaksikan keefektifan propaganda dalam perang, Bernays berpikir bagaimana hal tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada masa damai. Salah satu kampanye paling terkenalnya adalah pada tahun 1929, di mana ia mempromosikan merokok bagi wanita dengan menyebut rokok sebagai 'Torches of Freedom' atau 'Pelita Kebebasan'. Ia menyatakan bahwa merokok dapat menenangkan tenggorokan dan membantu menjaga berat badan.

Selain itu, Bernays juga bekerja untuk United Fruit Company pada tahun 1954, yang terlibat dalam penggulingan pemerintah Guatemala oleh CIA. Dia dikenal juga karena terlibat dalam kampanye pemasaran fluoride yang kontroversial. Bernays bekerja sama dengan American Dental Association untuk meyakinkan masyarakat bahwa fluoride aman, meskipun ada keraguan dari banyak pihak.

Menurut Bernays, “Anda dapat membuat hampir semua ide diterima. Jika dokter mendukungnya, publik cenderung menerimanya. Sebagai otoritas, dokter memiliki pengaruh besar pada masyarakat.” Pendekatannya yang berani membuatnya mampu merubah pandangan masyarakat, seperti mengubah persepsi tentang jam tangan, yang sebelumnya dianggap sebagai aksesori feminin, menjadi lebih maskulin dan praktis dibandingkan jam saku.

Edward Bernays juga berjasa dalam menjadikan bacon dan telur sebagai sarapan khas Amerika. Ia berhasil menakut-nakuti konsumen yang sangat peduli akan kebersihan dengan membuktikan bahwa gelas biasa tidak higienis, dan mendorong penggunaan gelas sekali pakai, Dixie Cups, sebagai alternatif yang lebih aman.

Kontribusi dan inovasi Bernays dalam bidang public relations telah meninggalkan dampak yang besar terhadap cara perusahaan berinteraksi dengan konsumen hingga saat ini.

library_books Marksofthebeast