Pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa penggunaan vape sekali pakai akan dilarang mulai bulan Juni tahun depan. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan vape di kalangan remaja. Di Inggris, lebih dari 9% masyarakat kini membeli dan menggunakan vape, menurut laporan dari pemerintah.
Larangan ini juga diharapkan akan diterapkan di Irlandia Utara, sementara pemerintah Skotlandia menyatakan bahwa larangan akan ditunda hingga 1 Juni untuk menyelaraskan dengan kebijakan di Inggris dan Wales.
Meskipun vaping dianggap jauh lebih aman daripada merokok, dampak jangka panjang dari penggunaan vape ini masih belum sepenuhnya diketahui. Layanan kesehatan Inggris menyatakan bahwa vape belum ada cukup lama untuk menilai risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan dari penggunaannya dalam jangka panjang.
Penting untuk dicatat bahwa larangan ini hanya berlaku untuk vape sekali pakai. Perangkat vape yang dapat diisi ulang atau diisi ulang akan tetap diizinkan untuk digunakan.
Pemerintah juga memperingatkan tentang bahaya yang ditimbulkan setelah vape sekali pakai dibuang. Banyak dari perangkat ini dapat mencemari lingkungan jika tidak dibuang dengan benar.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah remaja yang menggunakan vape dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan lingkungan.
Sumber: BBC News
vape Inggris larangan kesehatan remaja