Minsk, Belarusia - Alexander Lukasjenko, Presiden Belarusia saat ini, telah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden yang akan diadakan pada 26 Januari 2025. Pengumuman ini disampaikan setelah Komisi Pemilihan Umum (CPI) Belarusia menyatakan kesiapan mereka untuk memulai kampanye pemilihan.
Lukasjenko telah menjabat sebagai presiden sejak tahun 1994, menjadikannya salah satu pemimpin terlama di Eropa. Dalam pemilihan presiden terakhir yang diadakan pada tahun 2020, ia berhasil meraih lebih dari 80% suara, meskipun hasil tersebut dituduh banyak pihak tidak mencerminkan suara rakyat yang sebenarnya. Pemilihan tersebut diwarnai oleh protes besar-besaran yang menolak hasilnya, dengan banyak warga yang merasa bahwa pemilihan itu tidak adil.
Sejak saat itu, situasi politik di Belarusia tetap tegang, dan banyak organisasi internasional mengutuk tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa oleh pemerintah. Lukasjenko, yang sering kali disebut sebagai "Presiden Abadi," menunjukkan komitmennya untuk terus memimpin negara, meskipun ada tekanan dan kritik dari dalam dan luar negeri.
Dengan pemilihan yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada bagaimana kampanye akan dijalankan dan apakah akan ada perubahan dalam dinamika politik Belarusia. CPI mengkonfirmasi bahwa mereka telah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk memastikan pemilihan berlangsung pada jadwal yang telah ditetapkan.
Lukasjenko pemilihan presiden Belarusia 2025