Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rasisme Menghantui Anggota Parlemen Independenn Adam di Leicester South

Adam, anggota parlemen independen yang baru terpilih untuk Leicester South, mengungkapkan bahwa dia dan keluarganya terus-menerus menghadapi perlakuan rasis dan serangan verbal. Dia terpilih mengalahkan calon dari Partai Buruh dengan selisih yang cukup besar, yaitu sekitar 22.500 suara pada pemilu bulan lalu. Adam dikenal karena platform pro-Palestina yang diusungnya.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Middle East Eye, Adam menjelaskan bahwa dia mulai mengalami diskriminasi rasial yang signifikan selama kampanye pemilihan. “Orang-orang dalam tim saya sering kali dihadapkan pada serangan rasial saat mereka mengetuk pintu rumah atau pada hari pemungutan suara,” ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa putranya yang berdiri di luar tempat pemungutan suara menghadapi serangan verbal yang menyakitkan.

Pengalaman buruk ini tidak berhenti setelah pemilihan. Adam menyatakan, “Saya menghadapi banjir komentar buruk secara online dan juga di dunia nyata, begitu pula dengan anggota keluarga saya.”

Leicester South merupakan daerah pemilihan yang dikenal sebagai basis kuat Partai Buruh selama beberapa dekade. Sejak tahun 1987, hanya ada dua periode singkat di mana daerah ini diwakili oleh anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat, pada tahun 2004 dan 2005. Namun, pada tanggal 4 Juli, Adam, yang merupakan calon independen tanpa pengalaman politik sebelumnya, berhasil mengakhiri dominasi Partai Buruh di daerah tersebut.

Selama kampanyenya, Adam menjanjikan untuk memperjuangkan berbagai isu lokal, termasuk perhatian publik terhadap dukungan awal Partai Buruh terhadap serangan Israel terhadap Jalur Gaza. Hasil pemilu kali ini, menurut Adam, seharusnya dirayakan sebagai “keajaiban demokrasi.” Dia juga berpendapat bahwa Partai Buruh tidak seharusnya menuduh adanya hal negatif yang terjadi untuk menjelaskan kekalahan mereka.

Di parlemen, Adam bekerja sama dengan empat anggota parlemen independen lainnya yang juga memiliki pandangan pro-Palestina. Banyak yang berspekulasi bahwa kelompok ini mempertimbangkan untuk membentuk partai baru, meski Adam tidak membenarkan atau membantah kabar tersebut.

Adam menambahkan bahwa dia bersedia bekerja sama dengan anggota parlemen dari berbagai partai politik demi mencapai tujuan bersama. “Sebagai anggota independen, saya ingin melakukan yang terbaik untuk negara dan konstituen kami,” ujarnya.

library_books