Cybermobbing: Hampir 20% Siswa di Jerman Terpengaruh
Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Bündnis gegen Cybermobbing bekerja sama dengan Barmer Krankenkasse, hampir satu dari lima siswa di Jerman mengalami cybermobbing. Hal ini menjadi perhatian serius karena 13% dari anak-anak dan remaja yang disurvei mengaku pernah berusaha mengatasi rasa putus asa dengan menggunakan alkohol, obat-obatan, atau narkoba.
Lebih dari satu dari empat siswa yang menjadi korban (26%) juga mengungkapkan pemikiran untuk bunuh diri. Ini berarti lebih dari 500.000 siswa berada dalam kondisi yang memprihatinkan, menurut Uwe Leest dari Bündnis gegen Cybermobbing. Ia menyatakan, "Ini adalah angka yang sangat mengkhawatirkan, yang sayangnya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir."
Dari penjelasan Bundesjugendministerium, cybermobbing mencakup tindakan seperti penghinaan, ancaman, pengungkapan aib, atau pelecehan terhadap orang lain melalui media komunikasi.
Survei ini melibatkan 4.213 siswa, 637 guru, dan 1.061 orang tua yang diambil secara acak dari berbagai negara bagian di Jerman. Penelitian ini dilakukan antara bulan Mei dan Juni tahun ini.
Bagi siapa saja yang merasa tertekan atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, penting untuk mencari bantuan. Terdapat layanan konseling telepon yang anonim dan tersedia 24 jam, yaitu:
- Nomor Telepon Konseling: 0800 111 0 111 dan 0800 111 0 222
- Untuk anak-anak dan remaja: 116 111
Ingat bahwa tidak ada yang sendirian dalam situasi ini, dan ada banyak orang yang siap membantu.
Cybermobbing siswa kesehatan mental Jerman survei