Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu baru-baru ini menyampaikan pentingnya langkah-langkah baru dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2025. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan peningkatan dalam sisi penerimaan negara.
Anggito menjelaskan, untuk mencukupi kebutuhan belanja pemerintah, setoran yang diterima negara harus lebih tinggi. Hal ini bertujuan agar APBN dapat berjalan dengan baik dan memenuhi semua kebutuhan yang ada. "Kebijakan peningkatan penerimaan negara harus dilakukan dengan hati-hati, agar tidak mengganggu perekonomian," ujarnya.
Menurut rencana, pendapatan negara pada tahun 2025 ditargetkan mencapai Rp3.005,1 triliun. Dari jumlah tersebut, penerimaan perpajakan diharapkan mencapai Rp2.490,9 triliun, sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditargetkan sebesar Rp513,6 triliun.
Anggito juga menambahkan bahwa terdapat ruang untuk menerapkan kebijakan peningkatan penerimaan negara ini. Dengan langkah-langkah yang tepat, pemerintah berharap dapat meningkatkan pendapatan tanpa merugikan perekonomian masyarakat.
Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang pembahasan ini, dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo pada hari Rabu, 23 Oktober 2024, pukul 18.30 hingga 18.00 WIB di IDX Channel. Program ini akan tayang di beberapa saluran seperti MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, dan lainnya. Selain itu, acara ini juga dapat disaksikan melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu APBN penerimaan negara