Jimmy Halim mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi komisaris PT Wir Asia Tbk (WIRG). Surat pengunduran diri tersebut diterima oleh perusahaan pada tanggal 18 Oktober 2024.
Sebagai langkah selanjutnya, PT Wir Asia Tbk akan segera mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham. "Pengunduran diri ini akan diputuskan dalam RUPSLB, yang jadwalnya akan kami umumkan kemudian," kata Ira Yunita, Sekretaris Perusahaan WIRG, dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Senin, 21 Oktober 2024.
Setelah pengumuman tersebut, saham WIRG mengalami lonjakan harga sebesar 21,74 persen, sehingga mencapai harga Rp140 pada perdagangan hari yang sama. Total volume perdagangan saham WIRG tercatat mencapai 1,04 miliar dengan nilai transaksi sekitar Rp138 miliar.
Dalam seminggu terakhir, saham WIRG mengalami peningkatan sebesar 25 persen dan secara year to date (ytd) menguat 29,63 persen. Kapitalisasi pasar perusahaan kini mencapai Rp1,67 triliun dengan Price Earnings Ratio (PER) sebesar 18,59 dan Price to Book Value Ratio (PBVR) sebesar 2,36.
Sebelum mengundurkan diri, Jimmy Halim juga telah mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan dengan menjual 30 juta saham WIRG pada harga yang lebih rendah pada 27 Juni 2024. Dari penjualan tersebut, dia berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2,49 miliar.
Setelah penjualan, jumlah saham yang dimiliki Jimmy di PT Wir Asia berkurang menjadi 24.700.000 saham atau sekitar 0,206 persen dari total saham. Sebelumnya, dia memiliki 54.700.000 saham yang setara dengan 0,548 persen.
Komposisi pemegang saham PT Wir Asia adalah sebagai berikut: publik sebesar 60,07 persen, PT Laut Biru Teknologi sebesar 25,77 persen, PT WIR Global Kreatif sebesar 13,02 persen, dan Surya Tatang sebesar 0,67 persen.
Informasi lebih lanjut mengenai RUPSLB dan keputusan terkait pengunduran diri Jimmy Halim akan diumumkan oleh perusahaan dalam waktu dekat.
Jimmy Halim PT Wir Asia Tbk saham pengunduran diri RUPSLB