Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kementerian BUMN Fokus Pada Restrukturisasi Waskita Karya dan Kimia Farma

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini tengah menghadapi sejumlah pekerjaan penting yang harus segera diselesaikan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah restrukturisasi keuangan dari dua perusahaan milik negara, yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WKST) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, yang akrab disapa Tiko, menyatakan bahwa proses restrukturisasi kedua perusahaan tersebut masih menjadi fokus utama. "Harapannya, proses penyehatan ini bisa dirampungkan secepatnya, sehingga pemegang saham dapat melaksanakan tugas lainnya," ujarnya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, pada hari Senin, 21 Oktober 2024.

Tiko menambahkan, "Kita masih di ujung menyelesaikan beberapa restrukturisasi, seperti Kimia Farma dan Waskita. Tapi harapan kita nanti dengan selesainya restrukturisasi-restrukturisasi ini kita kan mulai tahap berikutnya." Hal ini menunjukkan komitmen kementerian untuk memperbaiki kondisi keuangan kedua perusahaan tersebut.

Selain itu, Tiko juga menyampaikan bahwa fokus kementerian tidak hanya pada restrukturisasi, tetapi juga pada holdingisasi dan klasterisasi BUMN. Ia memastikan bahwa program-program ini akan tetap mengadopsi visi dan misi dari pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Program holdingisasi, klasterisasi, dan restrukturisasi ini akan terus berlanjut, tentunya dengan pemerintahan baru kita akan mengadopsi semua program dari Pak Prabowo dan Mas Gibran," tambahnya.

Dalam bidang pangan dan energi, Tiko menekankan perlunya BUMN untuk melakukan aksi korporasi sesuai dengan tujuan utama pemerintah, seperti swasembada pangan dan energi. Ia menjelaskan bahwa Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki peran besar dalam mencapai tujuan tersebut.

"Kita akan integrasikan program-programnya. Misalnya, bagaimana peran Bulog, Pupuk Indonesia, dan PTPN III (Persero) dalam swasembada pangan," jelas Tiko.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran Pertamina dan PLN dalam ketahanan energi. "Nanti mengenai ketahanan energi, peran Pertamina dan PLN juga kita petakan minggu ini dan kita sinergikan dengan kepentingan teknisnya," tutupnya.

library_books Idx Channel