Jakarta - Luhut Binsar Pandjaitan, seorang tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia, akan mengemban dua jabatan di Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini diumumkan setelah pelantikannya sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional pada hari Senin, 21 Oktober 2024.
Pada hari Selasa, 22 Oktober 2024, Luhut akan dilantik kembali sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk urusan Investasi. Pelantikan ini dijadwalkan berlangsung pukul 10.30 WIB di Istana Negara, Jakarta.
Dalam kabinet baru ini, Presiden Prabowo juga akan memiliki enam penasihat khusus lainnya. Salah satunya adalah Muhadjir Effendy, yang akan menjabat sebagai Penasihat Khusus untuk urusan Haji. Muhadjir sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Selain itu, Dudung Abdurachman, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dipercaya menjadi Penasihat Khusus untuk urusan Pertahanan Nasional. Sementara itu, Terawan Agus Putranto, yang merupakan mantan Menteri Kesehatan, akan menjabat sebagai Penasihat Khusus untuk urusan Kesehatan Nasional.
Penasihat Khusus untuk urusan Energi akan dijabat oleh Purnomo Yusgiantoro, sedangkan Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang pernah menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi, akan menjadi Penasihat Khusus untuk urusan Ekonomi.
Keberadaan penasihat-penasihat khusus ini diharapkan dapat membantu Presiden Prabowo dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan berbagai bidang penting bagi negara. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh masing-masing penasihat, diharapkan pemerintahan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Luhut Binsar Pandjaitan Kabinet Prabowo Penasihat Khusus Investasi