Mesir telah mendapatkan sertifikasi sebagai negara bebas malaria dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pencapaian ini dianggap sebagai momen yang bersejarah oleh badan kesehatan PBB tersebut.
Upaya Mesir untuk menghilangkan penyakit malaria dimulai hampir 100 tahun yang lalu. Dalam prosesnya, negara ini berhasil memutus rantai penularan malaria selama setidaknya tiga tahun berturut-turut, yang merupakan syarat untuk mendapatkan sertifikasi ini.
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk jantan yang terinfeksi, dan setiap tahun penyakit ini membunuh sekitar 600.000 orang di seluruh dunia, hampir semuanya berada di Afrika. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala serius, termasuk demam tinggi, menggigil, dan nyeri tubuh, dan jika tidak ditangani dengan cepat, bisa berakibat fatal.
Dengan sertifikasi ini, Mesir menunjukkan bahwa mereka telah berhasil mengendalikan dan menghilangkan penyebaran malaria di wilayah mereka. Ini adalah langkah besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan memberikan harapan bagi negara-negara lain yang masih berjuang melawan penyakit ini.
WHO terus memantau negara-negara lain di dunia untuk melihat berapa banyak yang dapat mencapai tonggak sejarah ini seperti Mesir. Pencapaian Mesir diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara lain untuk melakukan upaya serupa dalam mengatasi malaria dan penyakit menular lainnya.
Dengan pengumuman ini, banyak yang berharap bahwa lebih banyak negara akan mengikuti jejak Mesir dan berusaha keras untuk mengurangi angka kematian akibat malaria di seluruh dunia.
Mesir malaria WHO kesehatan sejarah