Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Latihan Weaponeering dan Targeting Penerbang Super Tucano Dimulai

Senin, 21 Oktober 2024, para penerbang EMB-314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 melaksanakan latihan yang disebut Weaponeering and Targeting Training (WTT) di Gedung Bina Yudha, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Latihan ini dibuka secara resmi oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Firman Wirayuda.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh menjelaskan bahwa tujuan dari latihan WTT adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para penerbang dalam menjalankan misi udara ke permukaan. "Latihan ini sangat penting untuk mendukung tugas satuan dalam menjaga kedaulatan udara Republik Indonesia," ujarnya.

Latihan WTT direncanakan berlangsung selama empat minggu. Program ini akan menghadirkan instruktur dari Defense Conseil International (DCI) dari Prancis. Latihan ini dibagi menjadi dua fase. Fase pertama adalah Ground School, yang berlangsung selama dua minggu dan fokus pada materi pengetahuan dasar tentang weaponeering dan targeting.

Setelah itu, fase kedua berupa latihan bina terbang yang berlangsung selama dua minggu. Fase ini bertujuan untuk menerapkan semua pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari di fase pertama.

Selain penerbang dari Skadron Udara 21, pelatihan ini juga diikuti oleh perwakilan dari beberapa satuan lain, seperti Wing Udara 3 dari Lanud Iswahjudi, Wing Udara 5 dari Lanud Sultan Hasanuddin, Wing Udara 6 dari Lanud Roesmin Nurjadin, dan Wing Udara 7 dari Lanud Supadio.

Turut hadir dalam acara ini adalah Paban II/Ops Sopsau, Kolonel Pnb Nana Resmana, Danwing Udara 2, Kolonel Pnb Taufik Andriadi, serta para Kepala Dinas dan Komandan Satuan di Lanud Abdulrachman Saleh.

Latihan ini merupakan bagian dari upaya Angkatan Udara dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah udara Indonesia, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta kesiapan para penerbang dalam menjalankan tugas mereka di masa yang akan datang.

Dengan moto "TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati", latihan ini menunjukkan komitmen TNI AU dalam melindungi negara.

library_books Militer Udara