Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kementerian Pertanian Dampingi Ujian CPNS di Kota Blitar

Kota Blitar, 19 Oktober 2024 - Kementerian Pertanian melalui Inspektorat Jenderal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) hadir di Kota Blitar untuk mendampingi calon peserta yang mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ujian dilaksanakan di Gedung Kesenian Aryo Blitar pada hari Sabtu kemarin.

Tim dari Kementerian Pertanian juga menyebar di beberapa daerah lain di Jawa Timur, seperti Surabaya dan Malang, untuk mendampingi peserta CPNS di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua proses seleksi berjalan dengan lancar dan transparan.

Menurut Sulistyo Rini, Auditor Madya dari Itjen Kementerian Pertanian RI, pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses seleksi bagi peserta yang melamar ke Kementerian Pertanian. "Kami ingin semua peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan tidak ada kendala yang menghalangi mereka," ujarnya.

Dari 175 peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian di Kota Blitar, semua peserta hadir dan mengikuti tes dengan lancar. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi dari para calon ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk bergabung dengan Kementerian Pertanian.

Pelaksanaan ujian CPNS sangat penting karena menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pegawai negeri yang berkualitas. Peserta yang lulus ujian ini akan berkesempatan untuk berkarir di berbagai bidang di Kementerian Pertanian, yang memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian di Indonesia.

Kementerian Pertanian berharap dengan adanya pendampingan ini, proses seleksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan calon pegawai yang berkualitas untuk bangsa. Selamat kepada semua peserta yang mengikuti ujian, semoga sukses!

library_books Pemkotblitar