Kecelakaan Pesawat Perintis PT SAM Air di Gorontalo
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melaporkan terjadinya kecelakaan pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH. Kecelakaan ini terjadi di Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Bandara Djalaluddin, Gorontalo menuju Bandara Panua, Pohuwato.
Pesawat dipiloti oleh Capt. M. Saefurubi A, didampingi First Officer M. Arthur V. G, serta seorang teknisi bernama Budijanto. Selain itu, terdapat satu penumpang yang bernama Sri Meyke Male.
Kronologi kejadian menyebutkan bahwa pesawat PK-SMH lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 WITA. Pesawat diperkirakan akan tiba di Bandara Panua pada pukul 07:33 WITA. Namun, pada pukul 07:22 WITA, pesawat kehilangan kontak. Beberapa jam kemudian, pesawat ditemukan hancur total di rawa-rawa sebelum runway 27 Bandara Pohuwato.
Akhirnya, kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, yaitu Pilot, First Officer, Teknisi, dan satu penumpang. Para korban telah dievakuasi ke Puskesmas Motolohu Pohuwato untuk penanganan lebih lanjut.
Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan, "Kami sangat berduka atas kecelakaan yang menimpa pesawat perintis PT SAM Air di Pohuwato. Doa dan simpati kami sampaikan kepada keluarga korban yang ditinggalkan."
Lukman juga menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sedang berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta pihak-pihak terkait untuk melakukan investigasi lebih lanjut mengenai insiden ini. Dia berharap agar proses investigasi dapat berjalan lancar dan langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di masa mendatang.
kecelakaan pesawat PT SAM Air Gorontalo korban jiwa