Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Langkah Bersama Amerika Serikat dan Irak: 15 Militan ISIS Dihancurkan

Sebuah operasi gabungan antara pasukan keamanan Amerika Serikat dan Irak berhasil menarget dan menewaskan 15 anggota kelompok teroris yang dikenal sebagai "Islamic State" atau ISIS di wilayah barat Irak. Informasi ini disampaikan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).

Dalam rincian yang dibagikan di media sosial, CENTCOM menjelaskan bahwa “elemen ISIS tersebut dilengkapi dengan berbagai senjata, granat, dan ikat pinggang bunuh diri yang meledak.” Selama operasi itu, dilaporkan setidaknya tujuh tentara Amerika terluka, menurut laporan dari kantor berita Associated Press yang mengutip pejabat militer Amerika.

Tujuan dari operasi ini adalah untuk menargetkan para pemimpin ISIS dengan maksud untuk mengganggu dan merusak kemampuan mereka dalam merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan serangan terhadap warga sipil Irak, serta terhadap warga negara Amerika dan sekutu-sekutunya di seluruh kawasan dan lebih jauh lagi.

Militer Irak juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa "serangan udara menargetkan tempat persembunyian yang diikuti dengan operasi udara." Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa di antara mereka yang tewas adalah pemimpin kunci ISIS, meskipun mereka tidak diidentifikasi.

Lebih lanjut, militer Irak mengungkapkan bahwa "Semua tempat persembunyian, senjata, dan dukungan logistik telah dihancurkan, sabuk peledak telah diledakkan dengan aman, dan dokumen penting, kertas identitas, serta perangkat komunikasi berhasil disita."

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan pengaruh ISIS di wilayah tersebut, yang telah menjadi ancaman bagi banyak negara, termasuk Irak dan sekutunya.

library_books Dwnews