Jawa Timur, 31 Agustus 2024 - Warga Jawa Timur diingatkan untuk melakukan pemantauan terhadap fenomena cuaca yang sedang berlangsung, khususnya mengenai Hari Tanpa Hujan (HTH) yang terjadi belakangan ini. Musim kemarau kali ini tidak hanya ditandai dengan suhu yang lebih rendah, tetapi juga menginformasikan adanya kemungkinan berlangsungnya kekeringan ekstrem di beberapa daerah.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), selama sepuluh hari terakhir, yakni dari tanggal 21 hingga 31 Agustus 2024, sejumlah daerah mengalami HTH. HTH merupakan periode di mana suatu wilayah tidak menerima curah hujan. Pada musim kemarau, kondisi ini dapat berdampak pada ketersediaan air dan pertanian.
Selain memonitor HTH, BMKG juga menyampaikan informasi mengenai distribusi curah hujan dalam periode yang sama. Melalui informasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami lebih baik tentang kondisi iklim dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghadapi potensi kekeringan.
Menjelang September 2024, BMKG juga memprediksi peluang curah hujan untuk sepuluh hari ke depan dari 1 hingga 10 September 2024. Prakiraan cuaca ini sangat penting bagi petani dan masyarakat umumnya agar bisa bersiap menghadapi perubahan keadaan, terutama apabila kekeringan berkepanjangan terjadi.
Informasi cuaca dan iklim ini bisa diakses secara reguler melalui semua media BMKG. Diharapkan setiap warga dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk menjaga lingkungan dan mendapatkan manfaat dari data yang disediakan.
Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan berpeduli terhadap iklim demi masa depan yang lebih baik!
hari tanpa hujan kekeringan iklim Jawa Timur