Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

KPMG Rilis Indeks Gangguan Kerja Orang Tua

KPMG, sebuah perusahaan layanan profesional, baru-baru ini merilis laporan berjudul "Indeks Gangguan Kerja Orang Tua". Laporan ini menggunakan data yang belum dipublikasikan sebelumnya dari Biro Statistik Tenaga Kerja. Data tersebut mengungkapkan dampak masalah akses perawatan anak terhadap jam kerja dan pendapatan tahunan serta seumur hidup para orang tua.

Indeks ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana baik wanita maupun pria kehilangan pendapatan akibat keterbatasan dalam pilihan perawatan anak. Selain itu, laporan ini juga mengukur jumlah jam kerja yang hilang, yang menunjukkan biaya produktivitas yang tinggi bagi perusahaan yang tidak menyediakan solusi perawatan anak yang dapat diandalkan.

Menurut data yang dikumpulkan, banyak orang tua mengalami kesulitan dalam mengatur perawatan anak yang memadai. Hal ini menyebabkan mereka harus mengambil cuti dari pekerjaan atau bahkan meninggalkan pekerjaan mereka. Akibatnya, tidak hanya orang tua yang terkena dampak, tetapi juga perusahaan yang kehilangan tenaga kerja yang produktif.

KPMG berharap laporan ini dapat menjadi perhatian bagi pengusaha dan pembuat kebijakan. Dengan memahami besarnya masalah ini, diharapkan ada langkah-langkah untuk menyediakan solusi yang lebih baik bagi perawatan anak. Hal ini tidak hanya akan membantu orang tua, tetapi juga meningkatkan produktivitas di tempat kerja.

Indeks Gangguan Kerja Orang Tua memberikan gambaran jelas tentang tantangan yang dihadapi oleh banyak keluarga. Dengan meningkatnya kebutuhan akan perawatan anak yang berkualitas, laporan ini menjadi sangat relevan dalam konteks saat ini. KPMG menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi orang tua dan anak-anak.

library_books Forbes