Patung Tikus yang terkenal di Köln kini telah kembali ke tempat asalnya setelah diculik oleh aktivis. Informasi ini disampaikan oleh organisasi kampanye Campact dan juga oleh WDR, stasiun televisi lokal. Patung yang memiliki berat 70 kilogram ini akan diperiksa untuk mengetahui apakah ada kerusakan setelah penculikan tersebut.
Penculikan patung ini pertama kali diketahui pada hari Selasa. Patung mini yang sangat disukai anak-anak ini diresmikan pada tahun 2021 untuk memperingati 50 tahun siaran "Sendung mit der Maus". Patung ini biasanya berdiri di dekat gedung WDR. Selama satu hari, banyak orang bertanya-tanya siapa yang telah mengambil patung ini.
Campact akhirnya mengaku bertanggung jawab atas tindakan tersebut dan mempresentasikan patung tersebut di Mainz. Dari Mainz, patung ini kemudian dibawa berkeliling Jerman, termasuk ke kota Magdeburg dan Erfurt. Menurut Campact, tujuan penculikan ini adalah untuk menyampaikan pesan menentang "pemotongan drastis dalam layanan informasi dan pendidikan yang ditawarkan oleh penyiar publik".
Saat berada di Erfurt, aktivis juga menyerahkan petisi kepada Menteri Presiden Thüringen, Bodo Ramelow, yang hadir bersama patung tersebut. Pada akhir bulan Oktober, Menteri Presiden se-Jerman akan mengadakan konferensi di Leipzig untuk membahas reformasi penyiaran dan masalah pendanaan.
WDR menyatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terkait penculikan ini. Menurut WDR, patung tersebut tidak seharusnya digunakan untuk kampanye politik. Tom Buhrow, Direktur WDR, menegaskan bahwa tidak ada alasan yang baik atau buruk untuk mengambil patung tersebut.
Pihak kepolisian yang sebelumnya menyelidiki kasus ini karena dugaan pencurian, telah menyelesaikan penyelidikan mereka. Hasil penyelidikan kini telah diserahkan kepada kejaksaan.
patung tikus Köln aktivis Campact WDR