Sharon Osbourne, yang telah berkecimpung di dunia musik selama lebih dari 45 tahun, mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap industri musik setelah meninggalnya Liam Payne. Penyanyi mantan anggota One Direction dan bintang solo ini ditemukan meninggal pada usia 31 tahun pada hari Rabu.
Osbourne, yang dikenal melalui ajang X-Factor Inggris, tempat Liam Payne meraih ketenaran setelah bergabung dengan Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik, dan Louis Tomlinson pada tahun 2010, menyampaikan rasa duka yang mendalam melalui media sosial.
“Liam, hatiku hancur. Kami semua mengecewakanmu,” tulis Osbourne dalam unggahannya. Ia juga mempertanyakan, “Di mana industri ini saat kamu membutuhkannya?” Pertanyaan tersebut mencerminkan kekecewaannya terhadap kurangnya dukungan dari industri musik saat Payne sedang mengalami masa sulit.
Liam Payne dikenal sebagai salah satu penyanyi berbakat yang berhasil menembus ketenaran global melalui grup musik One Direction. Namun, setelah grup tersebut dibubarkan, ia menghadapi berbagai tantangan dalam karier solo dan kehidupan pribadinya. Osbourne menyoroti bahwa banyak artis yang mengalami kesulitan seringkali diabaikan oleh industri yang seharusnya memberikan dukungan.
Kepergian Liam Payne meninggalkan duka mendalam bagi penggemar dan rekan-rekannya di dunia musik. Banyak yang mengingat kontribusinya dalam musik pop dan pengaruhnya yang besar di kalangan remaja. Sharon Osbourne, sebagai seorang veteran industri, berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua, agar lebih peduli terhadap kesehatan mental dan kebutuhan para artis.
Osbourne menutup pesannya dengan harapan agar Liam mendapatkan ketenangan dan mengingatkan semua pihak untuk tidak melupakan pentingnya dukungan terhadap sesama musisi.
Sharon Osbourne Liam Payne industri musik kritik