Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kamala Harris Manfaatkan Dukungan Taylor Swift untuk Ajak Pemilih

Wakil Presiden Kamala Harris sedang berusaha menarik perhatian pemilih muda menjelang pemilihan yang akan datang. Salah satu strategi yang digunakannya adalah dengan memanfaatkan dukungan dari bintang pop miliarder, Taylor Swift. Dukungan ini datang di saat Eras Tour Taylor Swift kembali menggelar konser di Amerika Serikat, hanya beberapa minggu sebelum pemilihan.

Harris dan tim kampanyenya meluncurkan berbagai kampanye di media sosial, termasuk filter baru di Snapchat yang dirancang untuk menarik perhatian penggemar setia Taylor, yang sering disebut sebagai Swifties. Filter-filter ini tersedia di negara bagian yang dianggap penting untuk pemilihan, atau yang biasa disebut sebagai swing states.

Beberapa pesan dalam filter tersebut mengusung tema pemilihan, seperti “In My Voting Era” dan “Be fearless for…”, yang bisa diisi oleh pengguna dengan isu politik yang mereka pedulikan. Ini adalah usaha untuk mendorong para penggemar Taylor Swift, yang sebagian besar adalah kaum muda, untuk berpartisipasi dalam pemilihan dan menyuarakan pendapat mereka.

Langkah ini diambil oleh Democratic National Committee (DNC) sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih di kalangan anak muda. Dengan dukungan dari tokoh terkenal seperti Taylor Swift, diharapkan lebih banyak orang akan merasa terinspirasi untuk memberikan suara mereka.

Menjelang pemilihan, strategi ini dipandang sebagai cara yang efektif untuk menjangkau pemilih muda yang mungkin sebelumnya tidak terlalu tertarik dengan politik. Dengan menggunakan kekuatan media sosial dan pengaruh dari bintang pop, Harris berharap dapat memasuki apa yang disebutnya sebagai "Kamala era" bagi para pemilih.

Secara keseluruhan, upaya ini menunjukkan bagaimana kampanye politik saat ini semakin memanfaatkan budaya pop untuk menjangkau pemilih yang lebih muda. Dengan dukungan dari Taylor Swift, Kamala Harris berusaha untuk mengubah dukungan tersebut menjadi suara di kotak suara pada hari pemilihan.

library_books Forbes