Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil meraih prestasi gemilang dengan masuk dalam tiga besar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik di provinsi tersebut. Penghargaan ini diberikan pada tanggal 17 Oktober 2024, oleh Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuwangi, Sugirah, di acara yang berlangsung di Surabaya.
Keberhasilan Banyuwangi dalam mengendalikan inflasi patut diapresiasi. Inflasi di daerah ini mampu ditekan hingga mencapai angka 2,07%, yang merupakan salah satu yang terendah di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa Banyuwangi mampu menjaga kestabilan harga barang dan jasa dalam masyarakat.
Sinergi yang kuat antara TPID Banyuwangi dan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini. Program-program inovatif yang diluncurkan, seperti Gerakan Pangan Murah, berperan penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di Banyuwangi. Selain itu, peningkatan produktivitas bawang merah juga turut membantu menjaga harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah. Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, kita bisa mengatasi tantangan dan menjaga kesejahteraan masyarakat," ujar Sugirah saat menerima penghargaan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berupaya dalam mengendalikan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Banyuwangi menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik, pencapaian yang luar biasa dapat diraih.
Dengan keberhasilan ini, Banyuwangi tidak hanya menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Timur, tetapi juga menginspirasi banyak daerah lainnya di Indonesia untuk terus berinovasi dalam mengelola ekonomi dan menjaga stabilitas harga.
Banyuwangi TPID inflasi Jawa Timur ekonomi