Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Biden dan Demokrat Berjuang Kembali Dapat Dukungan Pekerja

Ketika Joe Biden menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Partai Demokrat telah kehilangan dukungan dari pemilih kelas pekerja selama beberapa dekade. Untuk mencoba mendapatkan kembali dukungan ini, pemerintahan Biden mengambil beberapa langkah yang mendukung buruh.

Salah satu langkah besar yang diambil adalah bailout dana pensiun bagi anggota serikat pekerja Teamsters. Pemerintah mengalihkan dana sebesar 36 miliar dolar (sekitar 540 triliun rupiah) untuk 350.000 anggota serikat tersebut. Ini adalah upaya untuk memastikan keberlangsungan hidup bagi banyak pekerja yang bergantung pada dana pensiun mereka.

Selain itu, Biden juga menunjuk dewan tenaga kerja federal yang sangat mendukung serikat pekerja. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat posisi buruh di tempat kerja. Pemerintahan Biden juga mendorong pengorganisasian serikat pekerja di perusahaan besar seperti Amazon dan bahkan ikut berjalan di jalur pemogokan bersama dengan United Auto Workers, sebuah serikat pekerja besar di industri otomotif.

Biden juga berusaha menyelaraskan kebijakan perdagangan dan pendidikan Demokrat dengan prioritas AFL-CIO, yaitu sebuah konfederasi serikat pekerja di AS. Meskipun Biden telah melakukan sejumlah tindakan pro-buruh, banyak yang mengatakan bahwa dia gagal untuk mengesahkan perubahan besar pada regulasi tenaga kerja federal.

Sejarawan buruh, Erik Loomis, menganggap Biden sebagai presiden yang paling mendukung serikat pekerja sejak Franklin Delano Roosevelt. Namun, hasil dari investasi politik Demokrat dalam buruh ternyata mengecewakan. Menurut analisis dari CNN oleh Harry Enten, Kamala Harris, wakil presiden, diperkirakan akan mendapatkan dukungan yang lebih buruk dari rumah tangga serikat pekerja dibandingkan Hillary Clinton pada tahun 2016.

Bagaimana bisa Demokrat kehilangan dukungan dari pemilih serikat pekerja? Eric Levitz dari Vox menjelaskan lebih lanjut tentang fenomena ini. Kesimpulannya, meskipun ada banyak langkah positif, Partai Demokrat masih menghadapi tantangan besar dalam menarik kembali dukungan dari pemilih kelas pekerja.

library_books Voxdotcom