Di Amerika Serikat, tahun 2024 menjadi tahun di mana pekerja merasa tenggelam dalam lautan aplikasi. Aplikasi-aplikasi ini sangat beragam, dari yang digunakan untuk pengajuan cuti hingga yang berfungsi untuk mengelola benefit, biaya, dan bahkan evaluasi kerja.
Menurut laporan dari Emily Stewart di Business Insider, setiap aplikasi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, banyak dari aplikasi tersebut terlihat serupa dan sulit untuk dinavigasi. Misalnya, ada aplikasi untuk mengajukan cuti, yang berbeda dari aplikasi untuk mengajukan klaim biaya, dan lainnya yang digunakan untuk pelatihan kesehatan mental. Ini bisa membingungkan bagi para pekerja.
Bagi banyak pekerja dan manajer, penggunaan software ini bisa menjadi sangat frustrasi. Terutama dengan peningkatan pekerjaan jarak jauh selama pandemi, banyak orang merasa terjebak dengan sistem yang lebih rumit daripada sebelumnya.
Hal ini menyebabkan sejumlah masalah bagi para profesional HR (Sumber Daya Manusia). Mereka juga mengeluhkan bahwa proses ini memakan banyak waktu. Situasi ini tidak hanya mengganggu produktivitas, tetapi juga kesehatan mental para pekerja.
Masalah ini tampaknya tidak akan mudah diselesaikan. Banyak perusahaan harus mencari cara untuk menyederhanakan proses dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan aplikasi. Pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh tentang fenomena ini dapat menjelajahi lebih banyak informasi yang tersedia.
aplikasi kerja HR kerja dari rumah