Jakarta, 17 Oktober 2024 – Aktivis dari Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan, Sumarsih, memimpin aksi Kamisan ke-836 di depan Istana Merdeka, Jakarta. Dalam aksi yang digelar pada hari Kamis ini, para aktivis menuntut penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia, terutama menjelang akhir era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Aksi Kamisan merupakan bentuk protes yang rutin dilakukan setiap minggu oleh para aktivis HAM. Dalam aksi kali ini, peserta membawa payung hitam sebagai simbol ketidakadilan yang masih terjadi di Indonesia. Selain menuntut penegakan hukum, mereka juga membawa surat yang berisi pesan mengenai transisi kepemimpinan di Indonesia dan isu food estate di Papua.
Sumarsih, yang juga merupakan salah satu korban pelanggaran HAM, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah untuk menyelesaikan masalah hak asasi manusia. "Kami meminta agar pemerintah tidak melupakan janji-janji yang telah dibuat untuk menegakkan hukum dan melindungi hak asasi setiap warga negara," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, terlihat sejumlah aktivis dan pegiat HAM lainnya turut serta. Mereka menyampaikan orasi dan pembacaan puisi sebagai bentuk ungkapan rasa mereka terhadap kondisi HAM di tanah air. Aksi ini juga diwarnai dengan kehadiran seekor kucing yang melintas di antara payung-payung hitam, memberikan nuansa yang berbeda dalam aksi tersebut.
Masyarakat di sekitar Istana Merdeka pun memperhatikan aksi ini. Beberapa di antara mereka berhenti sejenak untuk mendengarkan tuntutan yang disampaikan oleh para aktivis. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap isu-isu HAM semakin meningkat di kalangan masyarakat.
Aksi Kamisan ini merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk terus mengingatkan pemerintah tentang pentingnya penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Dengan semakin dekatnya transisi kepemimpinan, harapan akan perubahan positif dalam hal ini semakin besar. Para aktivis berharap, siapapun yang akan memimpin Indonesia ke depan, dapat lebih memperhatikan dan memperjuangkan hak asasi manusia.
aksi Kamisan penegakan hukum HAM Jakarta aktivis