Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ritel Besar Terpaksa Buang Kios Redbox Pasca Kebangkrutan

Ritel Besar Terpaksa Buang Kios Redbox Pasca Kebangkrutan

Musim panas ini, perusahaan induk Redbox mengajukan kebangkrutan dan menutup usahanya, meninggalkan sekitar 24.000 kios penyewaan film yang tersebar di seluruh negara. Kios-kios ini kini menjadi masalah bagi beberapa retailer besar, termasuk CVS, Walgreens, Walmart, Dollar General, Albertsons, dan Kroger.

Pihak-pihak ini mendapatkan persetujuan dari pengadilan kebangkrutan untuk membuang kios Redbox yang ditinggalkan. Rata-rata, setiap kios Redbox dapat menyimpan lebih dari 600 film. Namun, kios ini tidak hanya menghabiskan ruang di toko-toko, tetapi juga mengganggu rencana renovasi dan berpotensi menimbulkan bahaya keselamatan serta tanggung jawab hukum bagi para retailer.

Beberapa kios terhubung langsung dengan sistem listrik toko, sementara mesin yang berada di luar ruangan dipasang dengan kuat ke fondasi beton. Kios tersebut juga mengandung cairan pendingin yang harus dibuang dengan cara yang ramah lingkungan.

Menurut Ben Wheeler, seorang konsultan mesin penjual otomatis, sebagian besar mesin kemungkinan akan dibongkar dan dijual sebagai barang bekas logam. Wheeler adalah anggota Kiosk Hall of Fame 2017 dan sebelumnya bekerja dalam manajemen pemasaran dan rantai pasokan untuk perusahaan yang memproduksi dispenser Redbox.

Namun, ada juga kemungkinan bahwa sebagian kecil dari mesin tersebut dapat diselamatkan dan digunakan kembali. Beberapa kolektor mungkin ingin menyimpan mesin ini sebagai bagian dari sejarah video. Wheeler juga menyebutkan bahwa mesin ini bisa digunakan untuk mendistribusikan barang-barang lain, seperti produk ganja, yang semakin populer.

Contoh menarik datang dari Jacob Helton, seorang pemuda berusia 19 tahun dari North Carolina. Dia mendapatkan satu mesin Redbox secara kebetulan ketika sebuah truk kontraktor datang ke toko obat setempat untuk mengambilnya. "Saya berbincang dengan mereka dan membuat kesepakatan," ujar Jacob. "Saya ingin mesin Redbox karena saya merasa Redbox penting dalam sejarah media Amerika. Kebangkrutannya menandai akhir dari era penyewaan video."

library_books Wsj