Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pertemuan Pemimpin Tiongkok, Rusia, dan Mongolia di Islamabad

Pada tanggal 16 Oktober 2024, Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, bertemu dengan Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, dan Perdana Menteri Mongolia, Luvsannamsrai Oyun-Erdene. Pertemuan ini berlangsung di sela-sela Rapat ke-23 Dewan Kepala Pemerintahan Negara Anggota Organisasi Kerjasama Shanghai yang diadakan di Islamabad, Pakistan.

Rapat ini merupakan kesempatan bagi ketiga pemimpin untuk mendiskusikan berbagai isu penting yang dihadapi oleh negara-negara mereka. Organisasi Kerjasama Shanghai adalah forum yang dibentuk untuk meningkatkan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan keamanan antara negara-negara anggotanya.

Dalam pertemuan ini, Li Qiang menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara Tiongkok dan Rusia, serta Mongolia. "Kita harus saling mendukung dalam menghadapi tantangan global dan meningkatkan hubungan perdagangan serta investasi antara negara kita," ujarnya, seperti yang dilaporkan oleh media setempat.

Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Tiongkok dan Mongolia. "Kolaborasi kita akan memberikan manfaat tidak hanya bagi ketiga negara, tetapi juga bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan ini," tambahnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Mongolia, Luvsannamsrai Oyun-Erdene, menekankan pentingnya kerjasama dalam bidang energi dan infrastruktur. "Mongolia siap untuk menjadi jembatan antara Tiongkok dan Rusia dalam hal perdagangan dan investasi," ungkapnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kerjasama antara ketiga negara. Dengan latar belakang tantangan global yang semakin kompleks, ketiga pemimpin sepakat untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi demi kepentingan bersama.

Rapat Dewan Kepala Pemerintahan Negara Anggota Organisasi Kerjasama Shanghai ini dihadiri oleh berbagai pemimpin negara lainnya, dan menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antarnegara di Asia.

library_books Chinaxinhuanews