Dalam momen yang langka dan penuh emosi di industri K-pop, anggota NewJeans, Hanni, berbicara di hadapan Anggota Majelis Nasional Korea Selatan mengenai masalah pelecehan dan bullying di tempat kerja. Hanni menceritakan pengalamannya ketika seorang manajer yang mengawasi grup K-pop lain menyuruh artis-artis tersebut untuk "mengabaikannya".
Hanni menjelaskan kejadian tersebut, "Kami memiliki lantai di gedung kami tempat kami melakukan rambut dan riasan, dan pada saat itu, saya menunggu di lorong karena rambut dan riasan saya sudah selesai lebih dulu." Ia melanjutkan, "Saya menyapa mereka semua, dan kemudian mereka kembali sekitar lima atau sepuluh menit kemudian. Saat keluar, [manajer] itu bertatap mata dengan saya, berbalik ke grup lainnya, dan berkata, 'Abaikan dia seolah-olah kamu tidak melihatnya.' Saya tidak mengerti mengapa dia mengatakan hal seperti itu di lingkungan kerja."
Pernyataan Hanni ini menyoroti masalah bullying yang terjadi dalam industri K-pop, yang sering kali terabaikan. Banyak artis muda menghadapi tekanan besar dari manajer dan lingkungan kerja, yang dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan mental mereka.
Hanni berharap dengan berbicara di forum publik, isu ini dapat lebih diperhatikan dan ditangani dengan serius. Dalam kesempatan ini, ia mengajak semua orang untuk lebih peduli terhadap perlakuan yang diterima oleh artis di industri hiburan.
Kejadian ini menjadi penting untuk dibahas, karena bullying tidak hanya terjadi di kalangan artis, tetapi juga dapat terjadi di berbagai tempat kerja lainnya. Dengan keberanian Hanni untuk berbicara, diharapkan lebih banyak orang akan berani melawan tindakan bullying dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
Hanni masih memiliki banyak hal untuk dibagikan mengenai pengalaman dan pandangannya tentang bullying di industri K-pop. Ia berharap semua orang dapat mendengarkan dan memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua orang.
Hanni NewJeans bullying K-Pop Parlemen Korea