Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemerintah Luncurkan Program Magang Pertanian di Jepang untuk Milenial

Pemerintah Luncurkan Program Magang Pertanian di Jepang untuk Milenial

Pemerintah Indonesia baru saja mengumumkan program magang di Jepang yang ditujukan untuk menarik minat kaum milenial dalam sektor pertanian. Program ini diharapkan dapat melatih mahasiswa dan petani muda untuk menjadi tenaga pertanian yang terampil di negara Sakura tersebut.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menjelaskan bahwa program ini akan menarik tenaga magang dari kalangan mahasiswa dan petani milenial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja Indonesia yang terlatih di bidang pertanian. "Tenaga-tenaga magang itu bisa magang di sektor pertanian, bisa selama enam bulan, satu tahun, atau satu setengah tahun, kemudian kembali," ujar Sudaryono pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Dia menambahkan, setelah menjalani pelatihan di Jepang, para peserta akan kembali ke Indonesia dengan keterampilan yang lebih baik. Sudaryono juga menjelaskan bahwa kebutuhan Jepang terhadap komoditas perkebunan dan hortikultura sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian nasional agar dapat memenuhi kebutuhan domestik dan luar negeri.

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini mengatakan, saat ini fokus kementerian adalah memaksimalkan digitalisasi sektor pertanian. Digitalisasi diharapkan dapat membuat pertanian Indonesia lebih modern. "Saya dengan Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman) bagi tugas, jadi saya punya tanggung jawab untuk membantu beliau dalam mensukseskan program perdagangan luar negeri, salah satunya digitalisasi," tambahnya.

Kementerian Pertanian memang tengah gencar menarik perhatian anak muda untuk bergabung di sektor pertanian. Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran juga mengajak milenial untuk berpartisipasi dalam program swasembada pangan dengan menjadi petani. Dia menjanjikan pendapatan yang fantastis, bisa mencapai Rp30 juta per bulan bagi petani muda yang serius menggeluti bidang ini.

Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak milenial yang tertarik untuk berkecimpung di dunia pertanian, sehingga sektor ini dapat berkembang dan memenuhi kebutuhan pangan baik di dalam negeri maupun luar negeri.

library_books Idx Channel