Serangan udara yang dilakukan oleh Israel di kota Aitou, yang mayoritas penduduknya adalah Kristen, telah mengakibatkan kematian setidaknya 18 orang. Menurut informasi dari Palang Merah Lebanon, serangan ini terjadi pada Senin sore dan menghancurkan sebuah gedung apartemen di distrik Zgharta, Lebanon.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, ini adalah serangan pertama yang menargetkan kota Aitou sejak konflik antara Israel dan kelompok Hezbollah dimulai pada bulan Oktober tahun lalu. Kota Aitou sendiri diketahui tidak memiliki kehadiran Hezbollah yang signifikan di daerah tersebut.
Hingga saat ini, pihak militer Israel belum memberikan komentar resmi mengenai serangan ini. Namun, rekaman yang dibagikan oleh media Lebanon menunjukkan para petugas darurat sedang mencari korban di antara puing-puing gedung apartemen yang hancur total.
Di lokasi serangan, bagian tubuh manusia ditemukan berserakan di antara reruntuhan. Sementara itu, tentara Lebanon menerapkan pengamanan ketat di area tersebut untuk mencegah akses orang-orang yang tidak berkepentingan.
Serangan ini menambah ketegangan yang sudah tinggi di kawasan tersebut, di tengah konflik yang berkepanjangan antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon. Masyarakat setempat kini berada dalam situasi yang sangat sulit dan membutuhkan bantuan segera.
serangan udara Israel Lebanon Aitou Hezbollah