Empat tentara Israel tewas dan tujuh lainnya mengalami luka serius akibat serangan drone yang dilakukan oleh milisi Hezbollah yang didukung Iran. Serangan ini terjadi di sebuah pangkalan militer yang terletak sekitar 60 kilometer utara Tel Aviv, menurut pernyataan dari militer Israel.
Media Israel melaporkan bahwa setidaknya 67 orang terluka dalam serangan tersebut, yang terjadi di dekat kota Binyamina, yang terletak di pusat Israel. Hezbollah mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, menyatakan bahwa mereka telah meluncurkan "sekelompok drone serang" ke sebuah kamp pelatihan militer Israel di kota tersebut.
Laporan dari stasiun penyiaran Israel menyebutkan bahwa banyak layanan darurat dikerahkan ke lokasi kejadian, dan tidak ada sirene peringatan yang berbunyi sebelum proyektil itu menghantam.
Sistem pertahanan udara Israel yang canggih biasanya mencegah terjadinya insiden dengan korban jiwa yang banyak. Namun, Hezbollah dan kelompok lainnya secara teratur meluncurkan serangan dengan drone dan proyektil lainnya.
Israel, bersama dengan Amerika Serikat, Jerman, dan beberapa negara lainnya, menganggap Hezbollah sebagai organisasi teroris. Sementara itu, Uni Eropa menganggap sayap militer Hezbollah sebagai kelompok teroris.
Serangan ini menambah ketegangan yang sudah ada di kawasan, dan menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh Israel dalam menjaga keamanan warganya.
Israel Hezbollah serangan drone tentara Binyamina