MADIUN – Pimpinan DPRD Kota Madiun akhirnya resmi dilantik dan siap menjalankan tugas. Pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD untuk masa jabatan 2024-2029 berlangsung dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh pejabat terkait, termasuk Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto.
Armaya, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua sementara, kini ditetapkan sebagai ketua definitif. Sementara itu, wakil ketua dijabat oleh Sutardi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Istono dari Partai Demokrat. Armaya berasal dari Partai Perindo.
Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, menyampaikan bahwa dengan adanya pimpinan yang definitif, pemerintah daerah harus bekerja sama lebih baik dengan DPRD. "Setelah adanya unsur pimpinan yang definitif ini, tentu saja Pemda harus semakin bersinergi dengan DPRD untuk segera tancap gas melaksanakan tupoksinya," ujar Eddy.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menekankan pentingnya segera melakukan pembahasan agenda-agenda penting, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Pelantikan ini menjadi titik awal untuk melaksanakan berbagai tugas pemerintahan yang ada.
"Setelah ini akan segera dilakukan pembentukan alat kelengkapan DPRD, seperti fraksi, komisi, dan badan anggaran. Ini penting agar DPRD bisa segera berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan daerah," jelasnya.
Wali Kota juga mengucapkan selamat kepada pimpinan terpilih dan menyatakan optimis bahwa DPRD Kota Madiun periode ini akan segera tancap gas. Pimpinan saat ini merupakan wajah lama, di mana Armaya dan Istono sudah pernah menjabat di posisi kepemimpinan sebelumnya.
"Saya kira akan segera tancap gas, akan segera bersinergi untuk melaksanakan fungsi pengawasan, fungsi penganggaran, dan membentuk produk-produk undang-undang untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
DPRD Kota Madiun pelantikan wali kota Armaya APBD