Pada hari Jumat pagi, 15 September 2023, pesawat sewa dari Qatar Airways lepas landas dari Bandara Leipzig/Halle, Jerman, membawa 28 orang warga Afghanistan. Mereka adalah tersangka kejahatan yang telah dihukum dan berasal dari berbagai negara bagian di Jerman. Ini menandai penerbangan pemulangan pertama ke Afghanistan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di negara tersebut tiga tahun lalu.
Menurut laporan dari pihak berwenang, penerbangan ini telah dilaksanakan dengan koordinasi dari Kementerian Dalam Negeri Jerman. Ini adalah langkah yang diambil setelah terjadinya serangan bersenjata mematikan di Mannheim pada akhir Mei, yang memicu pernyataan dari Kanselir Jerman, Olaf Scholz. Ia mengumumkan bahwa pemulangan para tersangka kejahatan berat dan individu berpotensi teroris ke Afghanistan dan juga Suriah akan dimungkinkan kembali.
Pemerintah Jerman tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taliban. Meskipun demikian, pihak keamanan Jerman menilai bahwa individu yang dipulangkan ini sebelumnya terlibat dalam tindakan kriminal yang serius, termasuk kejahatan politik dan potensi serangan teroris. Para tersangka tersebut diharapkan telah menjalani sebagian besar hukuman mereka di Jerman sebelum melakukan pemulangan.
Dengan pemulangan ini, Jerman berharap dapat menjaga keamanan dalam negerinya dengan menindaklanjuti terhadap para pelanggar hukum yang dianggap membahayakan. Namun, situasi di Afghanistan tetap menjadi tantangan yang kompleks, terutama di bawah pemerintahan Taliban yang kembali berkuasa.
Jerman Afghanistan Taliban Penerbangan Kejahatan