Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Italia Pertimbangkan Pajak Layanan Digital yang Baru

Italia sedang mempertimbangkan langkah yang bisa memicu ketegangan perdagangan dengan salah satu sekutu perdagangan terpentingnya, yaitu Amerika Serikat. Dalam anggaran 2025 mendatang, para pembuat kebijakan Italia sedang memikirkan untuk memperluas Pajak Layanan Digital (Digital Services Tax/DST) yang sudah menuai kritik dari Washington.

Target dari pajak ini adalah perusahaan-perusahaan digital besar seperti Google, Meta, dan Amazon, yang sebagian besar adalah perusahaan asal Amerika. Pajak Layanan Digital Italia pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019. Pajak ini membebankan tarif sebesar 3% pada pendapatan dari transaksi digital untuk perusahaan yang memiliki penjualan global lebih dari €750 juta, serta pendapatan sebesar €5,5 juta yang dihasilkan di Italia.

Pajak ini bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Italia membayar pajak yang adil atas keuntungan yang mereka peroleh di negara tersebut. Namun, langkah ini juga memicu kekhawatiran di pihak Amerika Serikat, yang khawatir bahwa pajak ini akan merugikan perusahaan-perusahaan mereka.

Perdebatan mengenai pajak layanan digital ini mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam perdagangan internasional, terutama terkait dengan bagaimana negara-negara mengenakan pajak terhadap perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi secara global. Jika Italia melanjutkan rencananya, bisa jadi ini akan menambah ketegangan dalam hubungan perdagangan antara Italia dan Amerika Serikat.

library_books Forbes