Komet C/2023 A3 Tsuchinshan-ATLAS, yang dijuluki "komet abad ini" oleh Royal Astronomical Society (RAS) di Inggris, berhasil terlihat oleh banyak orang di Belahan Utara pada hari Sabtu. Komet ini sangat terang dan bisa dilihat dengan mata telanjang, menarik perhatian para pengamat bintang.
Seorang pengamat bintang mengungkapkan, "Akhirnya setelah berminggu-minggu menunggu agar komet Tsuchinshan-ATLAS terlihat di lintang yang lebih tinggi seperti London, saya berhasil melihat dan menangkap pemandangan menakjubkan ini hari ini," dalam pernyataannya kepada BBC.
Komet ini muncul sekitar satu jam setelah matahari terbenam, ketika berada sekitar 44 juta mil atau hampir 71 juta kilometer dari Bumi. Momen ini sangat dinanti-nanti, terutama bagi mereka yang telah mengikuti perkembangan komet ini.
Komet Tsuchinshan-ATLAS pertama kali ditemukan pada tahun 2023 oleh Purple Mountain Observatory di China dan teleskop ATLAS di Afrika Selatan. Sebelumnya, komet ini juga terlihat di Belahan Selatan bulan lalu, di mana banyak foto menakjubkan diambil di berbagai tempat seperti Spanyol, Uruguay, dan Indonesia.
Dengan periode orbit yang mencapai 80.000 tahun, komet A3 Tsuchinshan-ATLAS terakhir kali terlihat dari Bumi pada masa Neanderthal, menurut informasi dari NASA. Komet ini memiliki orbit yang sangat panjang, sehingga mungkin tidak akan terlihat lagi selama ribuan tahun ke depan.
Menurut model dari Institut Mekanika Langit Observatorium Paris, ada kemungkinan bahwa komet ini dapat "dikeluarkan dari sistem tata surya dan hilang di antara bintang-bintang." Hal ini menunjukkan betapa spektakulernya perjalanan komet ini di luar angkasa.
Fenomena langit seperti ini memberikan kesempatan bagi kita untuk lebih memahami alam semesta dan kekuatan dari benda-benda langit yang berkelana di luar sana. Komet Tsuchinshan-ATLAS menjadi momen berharga bagi para astronom dan pengamat bintang di seluruh dunia.
komet Tsuchinshan-ATLAS astronomi langit malam