Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Lufthansa dan Ryanair Hentikan Penerbangan Karena Biaya Tinggi

CEO Lufthansa, Carsten Spohr, memperkirakan akan ada lebih banyak pengurangan dalam jadwal penerbangan di industri penerbangan Jerman. Dalam beberapa waktu terakhir, dua maskapai, yaitu Ryanair dan anak perusahaan Lufthansa, Eurowings, telah membatalkan banyak penerbangan. Alasan utama dari pembatalan ini adalah tingginya biaya yang dikenakan di bandara-bandara Jerman.

Industri penerbangan telah menghadapi masalah biaya yang tinggi selama beberapa bulan terakhir, termasuk biaya penerbangan dan pajak penerbangan yang meningkat sejak bulan Mei, serta biaya untuk pemeriksaan keamanan dan pengaturan penerbangan.

Spohr juga mengkritik rencana pemerintah untuk menerapkan regulasi baru. "Untuk beberapa tahun ke depan, sudah ada keputusan mengenai langkah-langkah nasional yang lebih banyak, seperti kuota campuran untuk E-Fuels, yang saat ini belum tersedia dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, kualitas koneksi dengan banyak wilayah ekonomi penting di tingkat internasional menurun," jelasnya. E-Fuels adalah bahan bakar yang diproduksi secara sintetis dari karbon, yang bertujuan untuk mengurangi emisi CO2 yang merusak lingkungan dari pesawat.

Selain pajak dan biaya tinggi di Jerman, ada beberapa faktor lain yang membuat maskapai penerbangan mengurangi penawaran mereka. Salah satunya adalah konflik internasional, seperti perang di Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah, yang memaksa maskapai untuk mengambil rute yang lebih panjang dan mahal karena ruang udara yang berbahaya.

Banyak maskapai juga menunggu pengiriman pesawat baru yang tertunda. Lufthansa, misalnya, menunggu 41 pesawat Boeing 777 dan pesawat jenis A320neo. Akibatnya, maskapai penerbangan mengoptimalkan armada yang lebih kecil ini dengan fokus pada rute yang menjanjikan keuntungan dan membatalkan rute yang kurang ramai.

Dengan situasi ini, penumpang diharapkan untuk bersiap menghadapi kemungkinan perubahan jadwal penerbangan dan pembatalan di masa depan.

library_books Tagesschau