Rumah unik yang dirancang oleh arsitek terkenal Tadao Ando di Malibu, California, telah berpindah tangan dengan harga Rp 321 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga yang dibayar oleh rapper terkenal Kanye West, yang kini dikenal sebagai Ye, pada tahun 2021. Ketika Ye membeli rumah ini, harga yang dibayarkan mencapai Rp 357 miliar.
Rumah yang selesai dibangun pada tahun 2013 ini awalnya dimiliki oleh Richard Sachs, seorang mantan tokoh Wall Street. Pada tahun 2020, Sachs menawarkan rumah ini seharga Rp 1 triliun dan segera menemukan pembeli. Dalam berita yang ramai diperbincangkan, TMZ melaporkan bahwa Kanye West membeli rumah ini dengan harga Rp 820 miliar.
Setelah membeli rumah tersebut, Ye segera melakukan renovasi besar-besaran dengan rencana untuk mengubahnya menjadi bunker tepi pantai. Namun, proyek ini tidak berjalan lancar. Saat ini, rumah tersebut hancur dan tidak memiliki jendela, kamar mandi, atau listrik. Tangga di luar rumah pun terlihat rusak dan karatan akibat angin dan percikan air laut dari Samudera Pasifik.
Proses hukum juga menyertai perjalanan rumah ini. Seorang kontraktor bernama Tony Saxon mengajukan gugatan dengan tuntutan sekitar Rp 30 miliar karena perintah untuk membongkar berbagai bagian rumah, termasuk jendela dan kamar mandi, serta mengubah tangga menjadi seluncuran. Hingga kini, Ye dan tim hukumnya belum memberikan komentar terkait kasus ini.
Kini, rumah tersebut telah dimiliki oleh Steven "Bo" Belmont, seorang pengusaha dan pendiri perusahaan investasi real estate Belwood Investments. Belmont berencana untuk mengembalikan rumah karya Ando ini ke bentuk aslinya.
Belmont menyatakan, "Tujuan saya adalah menghilangkan semua jejak Ye dari properti ini. Saya ingin mengembalikannya seperti semula, agar pembeli baru tidak mengatakan, 'Saya tidak mau membeli Ando yang dirusak oleh Kanye.'"
Dengan upaya Belmont, diharapkan rumah ikonik ini bisa kembali ke kejayaannya dan menjadi salah satu tempat yang menarik di Malibu.
Kanye West rumah Malibu Tadao Ando Steven Belmont real estate