Silicon Valley, 24 September 2024 – Sebuah startup bernama REMspace telah menciptakan sejarah baru dengan menghubungkan dua orang dalam mimpi yang jelas (lucid dream) untuk pertama kalinya. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dalam dunia teknologi dan komunikasi.
Teknologi yang digunakan oleh REMspace melibatkan pengiriman dan penerimaan pesan saat seseorang sedang tidur. Mereka memanfaatkan sensor gelombang otak untuk melacak aktivitas otak dan menggunakan bahasa mimpi khusus yang disebut Remmyo. Dengan teknologi ini, dua orang dapat bertukar pesan dalam mimpi mereka.
Michael Raduga, CEO REMspace, menyatakan bahwa penemuan ini bisa mengubah cara kita berkomunikasi. Dia memiliki visi untuk menghadirkan obrolan mimpi secara real-time di masa depan. "Bayangkan jika kita bisa berbicara dengan teman kita atau orang-orang terkasih di dalam mimpi kita! Ini bisa menjadi cara baru untuk berinteraksi," ujar Raduga.
Setelah melakukan penelitian selama lima tahun, tim REMspace kini sedang bekerja keras untuk membuat teknologi ini tersedia untuk masyarakat umum. Mereka optimis bahwa dalam waktu dekat, lebih banyak orang akan dapat merasakan pengalaman unik ini.
Inovasi dari REMspace tidak hanya menarik perhatian para peneliti dan ilmuwan, tetapi juga masyarakat luas yang penasaran dengan kemungkinan-kemungkinan baru dalam dunia mimpi dan komunikasi. Dengan perkembangan ini, masa depan komunikasi bisa jadi lebih menarik dan penuh imajinasi.
Dengan kemajuan teknologi yang pesat, kita mungkin akan melihat lebih banyak inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi, baik dalam keadaan sadar maupun tidak sadar. REMspace menunjukkan bahwa mimpi bukan hanya sekadar khayalan, tetapi juga bisa menjadi sarana komunikasi yang nyata.
REMspace teknologi mimpi komunikasi Silicon Valley