Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

ABBA Minta Donald Trump Hentikan Penggunaan Musik Mereka di Kampanye

Grup musik pop asal Swedia, ABBA, telah bergabung dengan beberapa artis lainnya dalam meminta calon presiden Partai Republik, Donald Trump, untuk segera menghentikan penggunaan lagu-lagu mereka dalam acara kampanye. Tindakan ini dilakukan setelah ABBA mempertanyakan penggunaan musik mereka tanpa izin.

Label rekaman ABBA, Universal Music, mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam pernyataan tersebut, mereka menyatakan bahwa para anggota ABBA meminta Trump untuk segera menghapus video-video terbaru seperti yang telah digunakan di acara-acara kampanyenya. “Bersama dengan anggota ABBA, kami menemukan bahwa terdapat video yang telah dirilis di mana musik ABBA digunakan di acara Trump, dan kami telah meminta agar penggunaan tersebut segera dihapus dan diambil turun,” ungkap Universal Music.

Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada izin atau lisensi yang telah diberikan untuk penggunaan lagu-lagu tersebut. Musik ABBA telah menjadi ikon pop dan sangat terkenal di seluruh dunia, dengan lagu-lagu seperti “The Winner Takes It All,” “Money, Money, Money,” dan “Dancing Queen” yang dikenal luas. Menurut laporan dari surat kabar Swedia, Svenska Dagbladet, lagu-lagu tersebut diputar pada sebuah acara di Minnesota pada 27 Juli lalu.

Fenomena ini bukanlah yang pertama kalinya. Sejumlah musisi lain juga telah melakukan langkah serupa, meminta agar kampanye Trump tidak menggunakan musik mereka. Hal ini telah terjadi di ketiga kampanye presiden AS terakhir.

library_books Dwnews