Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Prabowo Janji Hapus Pajak Properti untuk Tingkatkan Ekonomi

JAKARTA – Prabowo Subianto, calon presiden yang akan dilantik pada 20 Oktober 2024, berjanji akan melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan sektor ekonomi, salah satunya dengan menghapus pajak properti. Rencana ini diungkapkan oleh Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah acara di Jakarta pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Hashim menjelaskan bahwa pemerintahan Prabowo akan menghapus dua pajak yang berkaitan dengan properti, yaitu Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penerimaan Negara (PPN). Penghapusan ini diharapkan dapat meningkatkan gairah dalam sektor properti, yang juga merupakan salah satu cara untuk membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia.

"Kami merekomendasikan agar PPN yang biasanya sebesar 11 persen dihapus untuk sementara waktu, selama 1 hingga 2 tahun pertama pemerintahan. Selain itu, BPHTB yang biasanya 5 persen juga akan dihapus, sehingga total pajak yang dihilangkan mencapai 16 persen," ujar Hashim.

Hashim juga memastikan bahwa meskipun pajak ini dihapus, penerimaan negara tidak akan berkurang. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan observasi untuk memastikan ada sumber pendapatan lain yang bisa menggantikan pajak yang hilang tersebut. "Kami akan memastikan bahwa penghapusan pajak ini tidak akan mengurangi pendapatan negara. Kami akan mencari pendapatan dari sumber lain, seperti pajak dari kontraktor dan lainnya," tambahnya.

Untuk itu, Hashim mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam menghitung potensi kehilangan pendapatan akibat penghapusan pajak properti ini. Ia berharap Kementerian Penerimaan Negara dapat membantu dalam menambal pendapatan yang hilang dengan menjelajahi sumber-sumber pendapatan alternatif.

Rencana ini menjadi perhatian publik, terutama bagi mereka yang ingin membeli rumah. Dengan penghapusan pajak, diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk memiliki hunian yang layak. Sementara itu, langkah ini juga dianggap sebagai upaya pemerintah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Dengan berbagai janji dan gebrakan yang disampaikan, masyarakat menantikan bagaimana pelaksanaan rencana ini di masa mendatang.

library_books Idx Channel